kanaya sudah hampir dua tahun. sudah saat nya mulai terbebas dari popok. jadi, kami sepakat melatih kanaya untuk pipis di toilet. kalau untuk empup, dari dulu memang kanaya sudah terbiasa minta diantar ke toilet kalo kebelet. dia jarang sekali empup di celana, kecuali saat sedang diare.
sejak kanaya masih bayi, saya sudah diwanti-wanti sama mbah uti nya: jangan biarkan bayi empup di celana! semakin dini membiasakan bayi empup di toilet, semakin mudah melatih nya saat dia sudah bisa minta. karna bayi belum bisa minta, kunci nya adalah mengetahui kapan bayi mau empup hanya dari ekspresi atau kebiasaan nya. untuk kanaya, kalau dia tiba2 jadi tenang dan dia, arti nya harus segera diangkut ke toilet.
pada masa-masa kanaya berkomunikasi dengan bahasa isyarat, dia sudah bisa memberi petunjuk kapan mau empup dengan cara menarik-narik celana nya. sekarang, setelah sudah bisa ngomong, kanaya bilang "pis..pis..pissss..." kalo minta diantar ke toilet. ya, empup dan pipis, sama2 disebut "pis" oleh kanaya. :D
yang jadi masalah, kata "pis" bagi kanaya bukan cuma berarti empup dan pipis, dia menyebut kucing dengan sebutan yang sama. maksud nya "pus", tapi yang terucap ya itu tadi : "pis". jadi, kadang kami sudah melarikan kanaya ke toilet, tapi kanaya nya emoh pipis karna kami salah mengartikan "pis" nya.
:D
yang jadi masalah, kata "pis" bagi kanaya bukan cuma berarti empup dan pipis, dia menyebut kucing dengan sebutan yang sama. maksud nya "pus", tapi yang terucap ya itu tadi : "pis". jadi, kadang kami sudah melarikan kanaya ke toilet, tapi kanaya nya emoh pipis karna kami salah mengartikan "pis" nya.
:D